Garudantara.id
Nasional

WNI Yang di Evakuasi dari Iran Tiba di Soekarno Hatta

Oleh Garudantara • 10 Mar 2026

Jakarta - Sebanyak 22 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran tiba di Jakarta pada Selasa (10/3), setelah sebelumnya dipindahkan dari wilayah konflik menuju negara transit sebelum dipulangkan ke Tanah Air. Evakuasi ini dilakukan pemerintah Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan proses pemulangan WNI dilakukan secara bertahap untuk memastikan keselamatan seluruh warga negara yang berada di wilayah terdampak konflik. Para WNI tersebut sebelumnya dievakuasi dari Iran menuju Baku, Azerbaijan, melalui perjalanan darat sebelum melanjutkan penerbangan menuju Jakarta.

Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan para WNI dalam kondisi aman selama proses evakuasi hingga menunggu penerbangan kembali ke Indonesia.

“Para WNI berada dalam keadaan aman dan baik selama menunggu penerbangan ke tanah air dari Baku,” kata Heni Hamidah dalam keterangan tertulis kepada media di Jakarta.

Ia menambahkan pemerintah terus memantau setiap tahapan evakuasi untuk memastikan proses berjalan lancar dan seluruh WNI dapat kembali ke Indonesia dengan selamat. Kemlu juga berkoordinasi dengan perwakilan RI di luar negeri untuk mendukung proses pemulangan tersebut.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan bahwa para WNI yang dievakuasi harus menempuh perjalanan darat sekitar 10 jam dari Iran menuju Baku sebelum diterbangkan ke Indonesia. Langkah ini diambil karena keterbatasan akses penerbangan langsung dari wilayah konflik.

Pemerintah Indonesia mencatat terdapat ratusan WNI yang masih berada di Iran, sebagian besar merupakan mahasiswa yang tinggal di kota Qom. Kemlu bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran terus melakukan pemantauan serta memberikan bantuan bagi WNI yang masih berada di wilayah tersebut.

Evakuasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melindungi warga negara di luar negeri di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir.

BACA VERSI LENGKAP