Garudantara.id
Nasional

Waspada! 12 Wilayah Pesisir Jakarta Terancam Banjir Rob hingga 9 April

Oleh editor • 06 Apr 2026

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang mengancam wilayah utara Jakarta. Fenomena alam ini diprediksi akan berlangsung hingga 9 April 2026 mendatang.

Potensi banjir rob ini dipicu oleh adanya fenomena fase bulan baru yang bersamaan dengan perigee atau jarak terdekat bulan ke bumi. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan ketinggian pasang air laut yang signifikan.

"Waspada banjir pesisir (rob) Provinsi DKI Jakarta durasi 2 April sampai dengan 9 April 2026," tulis BPBD DKI Jakarta melalui keterangan resminya, Senin (6/4/2026).

Sebanyak 12 wilayah di pesisir Jakarta Utara diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Wilayah tersebut meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, dan Ancol.

Selain itu, ancaman serupa juga mengintai wilayah Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Muara Baru, hingga kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa. Masyarakat diimbau untuk memantau ketinggian air secara berkala.

Kepala Satuan Pelayanan Pengolahan Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Michael Sitanggang, mengingatkan warga agar selalu memperbarui informasi cuaca. Hal ini penting untuk meminimalisir dampak kerugian materiil.

"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut," ujar Michael dalam keterangannya.

Pihak BPBD DKI juga telah menyiagakan personel dan peralatan evakuasi di titik-titik rawan. Pompa-pompa air di wilayah pesisir dipastikan dalam kondisi siap beroperasi untuk menyedot genangan.

Selain faktor astronomi, cuaca ekstrem di sekitar perairan Jakarta juga turut memengaruhi kecepatan naiknya air ke daratan. Angin kencang dapat mendorong massa air laut masuk lebih jauh ke area pemukiman warga.

BPBD DKI Jakarta menyediakan layanan darurat melalui nomor call center Jakarta Siaga 112. Warga diminta segera melapor jika menemukan situasi darurat atau genangan yang mulai memasuki hunian.

Bagi pengguna perangkat seluler, perkembangan tinggi muka air juga dapat dipantau secara langsung melalui aplikasi JAKI. Hal ini mempermudah warga untuk melakukan evakuasi mandiri jika diperlukan.

Masyarakat yang beraktivitas di sekitar pelabuhan dan pesisir pun diminta berhati-hati. Pasang air laut diprediksi mencapai puncaknya pada jam-jam tertentu, terutama saat dini hari hingga menjelang pagi.

BACA VERSI LENGKAP