Garudantara.id
Olahraga

Waow Keren !. 15 Pendekar Silat Terbaik Indonesia ‘Invasi’ 5 Benua: Misi Rahasia Menuju Olimpiade Dimulai!

Oleh Garudantara • 26 Feb 2026

JAKARTA – KEMPALAN : Indonesia resmi meluncurkan misi diplomasi budaya dan olahraga terbesar dalam sejarah bela diri tanah air. Sebanyak 15 pelatih Pencak Silat internasional bersertifikat resmi dilepas ke 15 negara di lima benua dalam sebuah mandat sakral bertajuk “Tugas Negara”.

Bukan sekadar melatih, para pendekar pilihan ini mengemban misi besar: Mendirikan organisasi resmi Pencak Silat di negara penempatan dan menggalang kekuatan global demi ambisi Pencak Silat Road to Olympic.

Program prestisius ini merupakan buah kolaborasi strategis antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI dengan Federasi Pencak Silat Internasional (IPSF -Persilat). Gerakan masif ini dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan penuh, terhitung mulai 18 September hingga 31 Desember 2025.

Misi “Babat Alas” di Negeri Asing

Kehadiran para pelatih ini menjadi ujung tombak Indonesia untuk memastikan Pencak Silat diakui secara organisatoris oleh komite olahraga di berbagai negara. Dengan berdirinya federasi nasional di negara-negara tujuan, jalan bagi Pencak Silat untuk dipertandingkan di ajang Olimpiade akan semakin terbuka lebar.

Daftar Pendekar Pilihan: Duta Bangsa di 15 Negara

Berikut adalah daftar para instruktur elit yang dikirim ke berbagai penjuru dunia:

NoNegara TujuanNama Pelatih Internasional
1BahrainMuhammad Riski Adi Wijaya & Hamdani Hermizal Razarudin
2KambojaLutfan Budi Santoso
3IndiaSuhut Indratno
4IrakFirdhana Wahyu Putra
5JepangBurhanuddin Muhammad Diyah & Lesmana
6KazakhstanEko Febrianto
7LaosBasis Sudrajat
8MyanmarSurianto & Nur Fakih
9Arab SaudiAbdul Malik
10SenegalTri Juwanda Samsul Bahar & Awaludin
11Korea SelatanDenny Aprisani & Wewey Wita
12UAEAmri Rusdana
13UzbekistanAndra Ramadhan Malela

Eko Febrianto: Dari Jawa Timur untuk Dunia

Eko Febrianto (sabuk orange) foto bersama dengan para pelatih

Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Eko Febrianto. Atlet sekaligus pelatih kebanggaan Jawa Timur dan kader militan Tapak Suci Muhammadiyah ini mendapatkan mandat khusus untuk “menaklukkan” Kazakhstan.

Saat ditemui usai kedatangan, Eko tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya.

“Saya merasa sangat bangga dan haru atas kepercayaan besar yang diberikan pemerintah kepada saya dan rekan-rekan seperjuangan. Ini bukan sekadar melatih teknik, ini adalah marwah bangsa. Kami membawa nama Indonesia di dada untuk memastikan silat diakui dunia,” tegas Eko dengan mata berkaca-kaca.

Menghitung Mundur Kejayaan

Meskipun waktu keberangkatan para pelatih ini bervariatif, target mereka tetap satu: memastikan bendera Pencak Silat berkibar tinggi di akhir Desember 2025. Dengan langkah agresif ini, Indonesia tidak lagi hanya menjadi penonton, melainkan sutradara utama dalam membawa warisan leluhur ke panggung olahraga tertinggi di dunia, Olimpiade.

Silat adalah Indonesia, Indonesia adalah Silat! (Ambari Taufiq/ M Fasichullisan) 

BACA VERSI LENGKAP