Garudantara.id
Nasional

Wamensos Minta 31 Sentra “Naik Kelas”, Fokus Program Berdampak Ekonomi

Oleh editor • 24 Apr 2026

BANDUNG – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menginstruksikan seluruh sentra dan balai di bawah Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memperkuat program pemberdayaan. Langkah ini bertujuan agar para penerima manfaat memiliki kemandirian ekonomi yang nyata.

Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Agus Jabo saat meninjau layanan di Sentra Wyata Guna, Bandung, pada Jumat (24/4/2024). Ia menekankan pentingnya kegiatan yang berfokus pada pemakmuran masyarakat melalui usaha produktif.

"Kita berharap nanti lewat Dirjen Rehsos, seluruh Sentra yang ada di Indonesia—kita memiliki 31 itu—nanti ada kegiatan-kegiatan memakmurkan Sentra dengan usaha yang melibatkan penerima manfaat," ujar Agus Jabo dalam keterangannya.

Dalam kunjungan tersebut, Wamensos melihat langsung berbagai aktivitas kewirausahaan, mulai dari produksi kue kering, peternakan ayam, hingga pembuatan batik ciprat. Kegiatan ini melibatkan peserta Program Keluarga Harapan (PKH) serta penerima manfaat residensial.

Agus Jabo sempat berdialog dengan Anisa, salah satu penerima manfaat yang sukses menjalankan usaha kue kering. Anisa mengaku mampu meraup penghasilan hingga Rp 8 juta per bulan dari usahanya tersebut.

"Nah itu yang dinamakan memakmurkan. Memakmurkan Sentra dan penerima manfaat agar mereka punya keterampilan, berdaya, dan mandiri," lanjut Agus Jabo menanggapi keberhasilan Anisa.

Pemerintah berharap aktivitas di sentra tidak lagi hanya terpaku pada fungsi rehabilitasi sosial konvensional. Transformasi ke arah peningkatan pendapatan menjadi kunci utama agar masyarakat bisa segera tergraduasi dari status penerima bantuan sosial.

Rencananya, program ini akan menyasar warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di sekitar wilayah sentra. Mereka akan dilatih agar siap dilepas secara ekonomi setelah memiliki bekal keahlian yang mumpuni.

Sebagai simbol dimulainya pengembangan kawasan agrowisata, Agus Jabo menutup kunjungannya dengan menanam pohon kelengkeng di area sentra. Ia berharap gerakan ini menjadi pemicu bagi sentra-sentra lain di seluruh Indonesia.

Kunjungan kerja ini turut didampingi oleh Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Supomo dan Kepala Sentra Wyata Guna Bandung Feri Afrianto, beserta jajaran terkait lainnya.

BACA VERSI LENGKAP