Garudantara.id
Nasional

RI Dorong Program Makan Bergizi Anak ASEAN, Ini Strateginya

Oleh editor • 27 Apr 2026

JAKARTA – Pemerintah Indonesia secara resmi mendorong penguatan kerja sama regional ASEAN di bidang gizi anak melalui forum bertajuk "ASEAN-ID Nourish". Langkah strategis ini bertujuan untuk menyeleraskan program makanan bergizi di sekolah demi membangun sumber daya manusia yang unggul dan memperkuat ketahanan pangan kawasan.

Kegiatan berskala internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 28-30 April 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Forum ini merupakan inisiasi Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI yang berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Pemerintah Kota Semarang.

Melalui forum ini, Indonesia berupaya memperluas ruang kolaborasi dengan negara anggota ASEAN serta mitra eksternal. Fokus utamanya adalah saling berbagi pengalaman dan praktik baik mengenai implementasi kebijakan program makanan sekolah yang efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyambut positif terpilihnya Semarang sebagai lokasi dialog nasional praktik baik Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan pentingnya sinergi dengan para ahli untuk memastikan standar pelayanan yang optimal di tiap daerah.

"Kita ingin standar gizi yang tinggi dan keamanan pangan yang ketat menjadi fondasi utama kesuksesan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia," ujar Agustina dalam keterangan resminya, Senin (27/4/2026).

Forum ASEAN-ID Nourish akan membahas berbagai aspek teknis mulai dari penguatan rantai pasok lokal, higienitas pangan, hingga pengelolaan limbah. Selain itu, penggunaan teknologi untuk transparansi dan akuntabilitas program turut menjadi poin pembahasan utama di antara perwakilan negara anggota.

Salah satu poin strategis dalam pertemuan ini adalah pelibatan UMKM dan koperasi dalam penyediaan bahan pangan. Model ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi siswa, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal secara inklusif dan berkelanjutan.

Para peserta delegasi nantinya dijadwalkan mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Semarang. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung operasional di lapangan serta keterlibatan aktor lokal dalam rantai pasok makanan bergizi.

Penyelenggaraan forum ini sekaligus menjalankan mandat para Pemimpin ASEAN terkait penguatan sistem pangan yang tangguh terhadap krisis. Indonesia memposisikan diri sebagai penggerak utama dalam mewujudkan generasi ASEAN yang sehat, berdaya saing, dan bebas dari masalah gizi buruk.

BACA VERSI LENGKAP