Garudantara.id
Nasional

PT PAL Tuntaskan Perawatan Kapal Ferry Timor Leste MV Berlin Ramelau

Oleh Garudantara • 07 Mar 2026

Surabaya - PT PAL Indonesia menyelesaikan proses pemeliharaan kapal penumpang MV Berlin Ramelau milik pemerintah Timor-Leste di fasilitas galangan kapal perusahaan tersebut di Surabaya. Perawatan dilakukan melalui layanan Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) yang menjadi salah satu layanan utama PT PAL bagi kapal nasional maupun internasional.

Chief Operating Officer PT PAL Indonesia, Diana Rosa, menyampaikan bahwa penyelesaian proyek ini mencerminkan komitmen PT PAL dalam menghadirkan solusi maritim yang komprehensif bagi negara sahabat di kawasan.

“PT PAL tidak hanya menyediakan layanan perbaikan, tetapi solusi menyeluruh untuk memastikan armada maritim di kawasan tetap andal dan siap beroperasi. Kepercayaan dari Timor Leste menjadi bukti bahwa kapabilitas engineering, fasilitas, dan sistem mutu kami mampu memenuhi standar internasional. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat posisi PT PAL sebagai mitra strategis dalam layanan maintenance, repair, dan overhaul (MRO) di kawasan regional,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima, Sabtu (7/3)

PT PAL selama ini dikenal sebagai galangan kapal strategis milik negara yang memiliki kemampuan pembangunan dan perawatan berbagai jenis kapal, mulai dari kapal perang, kapal niaga hingga kapal penumpang.

Kepercayaan dari pemerintah Timor Leste tersebut sekaligus menunjukkan kapasitas industri galangan kapal Indonesia dalam mendukung sektor maritim regional.

Spesifikasi Kapal

Sekedar diketahui, Kapal MV Berlin Ramelau merupakan kapal jenis Ro-Pax ferry (Roll-on/Roll-off passenger ferry) yang dirancang untuk mengangkut penumpang sekaligus kendaraan. Kapal ini didesain oleh perusahaan galangan kapal Belanda Damen Shipyards Group dengan model desain Damen RoPax 6716.Kapal tersebut memiliki panjang sekitar 67 meter dengan lebar 16 meter serta draft sekitar 3,3 meter.

Kapal ini mampu mengangkut hingga sekitar 380 penumpang serta sejumlah kendaraan di dek kendaraan.Untuk sistem penggerak, kapal ini menggunakan dua mesin diesel dengan kecepatan operasional sekitar 10 hingga 12 knot, sehingga cukup efisien untuk melayani rute transportasi antarpulau di wilayah Timor Leste.Kapal MV Berlin Ramelau dibangun di galangan Damen Shipyards Yichang, China, dan mulai dioperasikan pada tahun 2021.

Kapal ini dioperasikan oleh otoritas pelabuhan Timor Leste, APORTIL, sebagai bagian dari upaya pemerintah negara tersebut memperkuat konektivitas transportasi laut nasional.Nama “Berlin Ramelau” sendiri merupakan gabungan dari nama kota Berlin dan Mount Ramelau, sebagai simbol kerja sama internasional dalam pembangunan kapal tersebut.

Pembangunan kapal ini merupakan bagian dari kerja sama pembangunan antara Timor Leste dan pemerintah Germany melalui lembaga pembiayaan pembangunan KfW Development Bank.

Total nilai proyek pembangunan kapal ini mencapai sekitar €14,9 juta atau setara dengan lebih dari Rp250 miliar. Pendanaan proyek tersebut berasal dari kombinasi dukungan pemerintah Jerman dan kontribusi pemerintah Timor Leste. (msw)

BACA VERSI LENGKAP