Garudantara.id
Nasional

Prabowo Tak Naikkan BBM Subsidi, Mendes: Bukti Keberpihakan ke Rakyat Kecil

Oleh editor • 28 Apr 2026

JAKARTA – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, secara terbuka memberikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memilih untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah nyata dalam melindungi daya beli masyarakat bawah.

​Pernyataan tersebut disampaikan Yandri saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman bersama sejumlah lembaga di Kantor Kemendes, Jakarta. Menurutnya, keputusan tersebut menunjukkan prioritas pemerintah yang tetap konsisten membela kepentingan rakyat kecil di tengah dinamika ekonomi.

​"Kita harus bersyukur dengan kebijakan Presiden Prabowo yang tidak menaikkan harga BBM bersubsidi. Beliau membela rakyat kecil dengan tidak menaikkan harga BBM bersubsidi," tegas Yandri dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (28/4/2026).

​Mantan Wakil Ketua MPR ini menjelaskan bahwa stabilitas harga BBM bersubsidi memiliki korelasi langsung dengan kehidupan warga di pedesaan. Baginya, kelompok masyarakat inilah yang paling pertama dan paling dalam merasakan dampak jika terjadi fluktuasi harga energi di pasar.

​Yandri menekankan bahwa pemerintah akan terus konsisten menjaga kebijakan yang berpihak pada rakyat. Hal ini penting untuk memastikan roda perekonomian di tingkat desa tetap bergerak tanpa terbebani oleh kenaikan biaya transportasi dan logistik.

​"Pihak yang paling merasakan dampak BBM bersubsidi adalah rakyat kecil, termasuk yang ada di desa," lanjut Yandri di hadapan para tamu undangan dan mitra lembaga.

​Dalam kesempatan yang sama, Yandri juga mengajak seluruh masyarakat desa untuk memberikan dukungan moral bagi kepemimpinan nasional. Ia mendoakan agar Presiden Prabowo senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan ikhtiar memimpin bangsa Indonesia menuju kesejahteraan.

​Sebagai salah satu menteri dalam kabinet, Yandri memastikan kementeriannya akan terus mengawal arahan presiden dengan penuh komitmen. Ia menegaskan kesiapan jajaran kementerian untuk menyukseskan program-program yang langsung menyentuh masyarakat desa.

​"Kami sebagai pembantu presiden siap Samina Wa Atho'na (kami mendengar dan kami taat)," pungkas Yandri menutup pernyataannya.

BACA VERSI LENGKAP