Garudantara.id
Nasional

Prabowo Gelar 5 Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Kampus STEM hingga Situasi Timur Tengah

Oleh Garudantara • 09 Mar 2026

BOGOR — Presiden Prabowo Subianto menggelar lima rapat berbeda dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/3). Rapat yang berlangsung dari siang hingga malam tersebut membahas sejumlah isu strategis, baik di dalam maupun luar negeri.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta pembaruan informasi terkait berbagai program prioritas pemerintah. Salah satunya adalah perkembangan pembangunan 10 kampus baru yang berfokus pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta pendidikan kedokteran.

Selain itu, rapat juga membahas progres pengembangan beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) agar mampu meningkatkan peringkat di tingkat global. Pemerintah mendorong PTN di Indonesia untuk memperluas kerja sama dengan universitas-universitas terkemuka di dunia guna meningkatkan kualitas pendidikan dan riset.

Isu geopolitik juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut, terutama terkait perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah yang terus menjadi sorotan internasional.

Presiden juga menyoroti perkembangan mahasiswa asal Palestina yang menempuh pendidikan di Indonesia, khususnya di Universitas Pertahanan. Program tersebut telah dimulai sejak Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada 2022, dengan mengundang 20 hingga 40 pelajar Palestina setiap tahun untuk bersekolah di Indonesia. Hingga kini, jumlah mahasiswa Palestina yang mengikuti program tersebut dilaporkan telah mendekati 200 orang.

Selain itu, pemerintah turut membahas kesiapan keamanan dan kelancaran arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri yang diperkirakan tinggal sekitar 10 hari lagi.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan, serta Direktur Utama Sigit Santosa dari PT Pindad.

Pemerintah menilai koordinasi lintas kementerian tersebut penting untuk memastikan berbagai program strategis berjalan sesuai rencana serta mampu menjawab tantangan nasional dan global.

BACA VERSI LENGKAP