Garudantara.id
Hukum

Pesta Miras Berujung Maut, Dua Pria Dibakar Hidup-hidup

Oleh editor • 11 Apr 2026

DENPASAR - Dua pria ditemukan tewas secara mengenaskan setelah menjadi korban pengeroyokan dan pembakaran di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, Jumat (10/4/2026) dini hari. Polisi bergerak cepat dan telah mengamankan sejumlah pelaku yang diduga terlibat dalam aksi brutal tersebut.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.30 Wita di depan sebuah restoran di kawasan Benoa. Kedua korban diketahui merupakan anak buah kapal (ABK) yang sebelumnya berada di lokasi bersama rekan-rekannya.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengungkapkan bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan intensif. Polisi juga memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian para korban sempat mengonsumsi minuman keras di sekitar lokasi. Salah satu saksi, Budi Listiyono, mengaku sempat bersama korban sebelum peristiwa terjadi.

Sekitar pukul 02.30 Wita, mereka berniat membeli minuman keras lagi. Namun karena tidak menemukan warung yang masih buka, rombongan tersebut memutuskan kembali berjalan kaki ke arah Benoa.

Saat berada di depan restoran, tiba-tiba datang sekelompok orang berjumlah sekitar enam hingga tujuh orang menggunakan sepeda motor. Tanpa banyak bicara, kelompok tersebut langsung melakukan pengeroyokan terhadap para korban.

“Saksi bersama dua korban langsung dipukul dan dikeroyok,” kata Adi. Saksi kemudian melarikan diri dan bersembunyi di belakang restoran untuk menyelamatkan diri.

Beberapa saat kemudian, situasi semakin mencekam ketika para pelaku diduga membakar tubuh korban yang sudah tidak berdaya. Warga yang melihat kejadian itu segera melapor ke pihak berwenang.

Saksi lain, Yos Barliansyah, mengatakan dirinya sempat mendengar keributan sebelum akhirnya melihat korban dibakar. “Melihat ada beberapa orang membakar korban,” ujarnya.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah korban. Kedua korban ditemukan dalam kondisi luka parah dan tubuh terbakar.

Kapolresta Denpasar Kombes Leonardo David Simatupang menyebut pihaknya telah mengamankan lima terduga pelaku dalam waktu kurang dari 10 jam setelah kejadian. “Telah terjadi penganiayaan berat yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia,” ujarnya.

Polisi masih mendalami motif di balik aksi kekerasan tersebut, termasuk dugaan pengaruh minuman keras dalam insiden ini. Sementara itu, aparat terus memburu pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam pengeroyokan hingga pembakaran korban.

BACA VERSI LENGKAP