JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), mendorong penguatan diplomasi internasional guna menghentikan konflik di Timur Tengah. Langkah ini dinilai krusial menjelang penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M yang melibatkan jutaan umat Islam dunia.
Hal tersebut ditegaskan HNW dalam pertemuan bersama Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, H.E. Faisal Abdullah Amody, di Jakarta. Pertemuan ini berlangsung di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berdampak pada stabilitas global.
"Ibadah Haji harusnya bisa menjadi momentum menghentikan perang, menghadirkan perdamaian bagi umat Islam dan masyarakat dunia," ujar HNW dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).
Menurut HNW, perdamaian di jalur penerbangan haji sangat penting agar jamaah dari berbagai negara, termasuk dari Iran dan Amerika Serikat, dapat beribadah dengan tenang. Konflik bersenjata tidak hanya mengancam keamanan fisik, tetapi juga memicu kenaikan harga avtur yang berimbas pada lonjakan biaya haji.
Politisi PKS ini juga mengecam keras serangan militer yang menyasar fasilitas sipil dan infrastruktur vital di kawasan tersebut. Ia merujuk pada serangan terhadap fasilitas umum di Iran maupun fasilitas minyak Aramco di Arab Saudi yang melanggar hukum internasional.
"Sudah lama saya menolak serangan militer ke sasaran non-militer. Hal itu jelas melanggar hukum internasional dan membahayakan stabilitas kawasan yang bisa berdampak pada krisis ekonomi global," tegasnya.
Terkait upaya perdamaian, HNW mengusulkan agar inisiatif diplomasi yang ada diperluas spektrumnya. Ia menyarankan agar kesepakatan damai tidak hanya mencakup ketegangan AS-Iran, tetapi juga melibatkan penyelesaian konflik di Lebanon serta kemerdekaan Palestina.
Indonesia, sebagai pengirim jamaah haji terbesar sebanyak 221 ribu orang, memiliki kepentingan langsung terhadap stabilitas Timur Tengah. Keamanan kawasan Haramain (Mekah dan Madinah) menjadi prioritas utama demi kelancaran prosesi ibadah tahun 2026 ini.
Dalam kesempatan tersebut, HNW menyampaikan apresiasi atas jaminan keamanan yang diberikan oleh Duta Besar Arab Saudi. Namun, ia tetap mengingatkan pentingnya peran aktif Saudi dalam membebaskan Masjid Al-Aqsha dari penguasaan Israel sebagai bagian dari keadilan global.
"Kita berharap semua pihak mengedepankan kemanusiaan. Berhentinya perang akan memastikan Ibadah Haji berjalan aman, damai, dan dengan biaya yang tidak melonjak," pungkas Hidayat.