Garudantara.id
Nasional

Ledakan Gudang LPG Bekasi, 12 Orang Terluka

Oleh editor • 02 Apr 2026

Bekasi, Jawa Barat — Ledakan disertai kebakaran terjadi di fasilitas Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu, 1 April 2026 sekitar pukul 21.30 WIB, yang mengakibatkan 12 orang mengalami luka bakar serta merusak sejumlah bangunan di sekitar lokasi.

Petugas pemadam kebakaran dari berbagai wilayah dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak merambat ke permukiman padat penduduk di sekitar lokasi.

Sebanyak 12 orang dilaporkan mengalami luka bakar. Para korban terdiri dari pekerja di lokasi serta warga yang berada di sekitar area saat insiden terjadi. Seluruh korban telah dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Selain korban luka, beberapa rumah warga dan kios dilaporkan mengalami kerusakan akibat tekanan ledakan serta panas dari kobaran api. Dampak kerusakan disebut menjangkau radius sekitar 100 meter dari titik ledakan.

Pihak kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, menyampaikan bahwa dugaan awal mengarah pada kemungkinan kebocoran gas, namun penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan.

“Fokus utama saat ini adalah penanganan korban dan pengamanan lokasi,” ujar Kusumo dalam keterangannya pada Kamis, 2 April 2026.

Petugas gabungan juga melakukan proses pendinginan di lokasi untuk mencegah munculnya kembali titik api. Area sekitar gudang untuk sementara ditutup dan dijaga guna memastikan keselamatan warga serta kelancaran proses penanganan di lapangan.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait telah menyiapkan posko darurat untuk pendataan korban dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Warga diimbau untuk tidak mendekati lokasi kejadian hingga situasi dinyatakan benar-benar aman oleh petugas.

Hingga Kamis siang, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan telah terkendali. Meski demikian, pemantauan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan dan situasi tetap aman bagi masyarakat sekitar.

BACA VERSI LENGKAP