DEPOK – Sebuah gudang paket ekspedisi di Jalan Proklamasi, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, ludes dilanda kebakaran besar pada Minggu (26/4/2026) malam. Insiden ini sempat diwarnai pemandangan mencekam berupa percikan bunga api yang terlontar ke udara saat api mengamuk.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok menduga kuat peristiwa ini dipicu oleh kegagalan instalasi listrik atau korsleting. Api pertama kali dilaporkan muncul di area luar gudang pada pukul 22.10 WIB dan dengan cepat merambat ke bangunan utama.
"Objek terbakar gudang barang. Menurut kesaksian warga sekitar, api muncul di area gudang luar pabrik dan kemungkinan diduga berasal dari korsleting listrik," ujar Kabid Pengendalian Operasional DPKP Kota Depok, Tessy Haryati, Senin (27/4/2026).
Mengenai fenomena percikan api yang terlihat seperti pesta kembang api, Tessy menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan efek dari ledakan instalasi listrik di lokasi kejadian. Tegangan tinggi yang terputus memicu lontaran api ke udara saat proses kebakaran berlangsung.
"Adanya dugaan ledakan yang timbul karena perkiraan dari efek listrik, karena dugaan penyebab kebakaran dari kegagalan instalasi listrik," tuturnya menjelaskan situasi di lapangan.
Sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran beserta 17 personel dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Berkat respons cepat petugas yang tiba lima menit setelah laporan masuk, luas area yang terbakar dapat dilokalisir hingga sekitar 500 meter persegi.
Petugas juga berhasil mengevakuasi 10 pekerja yang berada di dalam gudang saat kejadian. DPKP memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, sementara operasi pemadaman dinyatakan selesai total pada Senin dini hari pukul 00.15 WIB.
Meskipun api menghanguskan sebagian bangunan, petugas berhasil menyelamatkan aset berharga di dalam gudang yang ditaksir mencapai Rp 2 miliar. Sementara itu, kerugian materiil akibat kerusakan bangunan dan barang yang terbakar diperkirakan menyentuh angka Rp 200 juta.
Kasus kebakaran ini kini menjadi pengingat bagi pemilik usaha di kawasan tersebut untuk rutin mengecek kelaikan instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.