JAKARTA — Pemerintah kembali menyalurkan dana stimulan perbaikan rumah rusak tahap II bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera. Bantuan ini difokuskan untuk mempercepat pemulihan rumah warga di Kabupaten Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah.
Penyerahan bantuan dilakukan secara hybrid dari Kompleks Kantor Bupati Aceh Tamiang, Selasa (21/4/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, didampingi Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto juga memimpin penyerahan bantuan secara virtual di Kabupaten Tapanuli Tengah. Pemerintah sebelumnya telah menyalurkan bantuan tahap pertama pada Februari 2026.
Tito Karnavian menegaskan pemerintah telah menyiapkan skema bantuan yang terstruktur sejak awal. Bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah warga, mulai dari rusak ringan hingga berat.
“Prinsip kita adalah ingin memberikan bantuan secepat mungkin, supaya yang terdampak bisa memperbaiki rumahnya dan bersemangat kembali,” ujar Tito dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, untuk rumah rusak ringan diberikan bantuan sebesar Rp15 juta, sedangkan rusak sedang Rp30 juta melalui BNPB. Adapun rumah rusak berat ditangani melalui pembangunan hunian sementara dan hunian tetap dengan melibatkan berbagai pihak.
Menurut Tito, pemerintah juga menerapkan sistem pendataan bertahap agar penyaluran bantuan tidak terhambat. Langkah ini penting untuk mencegah kerusakan rumah menjadi lebih parah akibat keterlambatan penanganan.
“Sehingga kita harapkan semua yang terdampak betul-betul dapat menerima bantuan dari pemerintah,” katanya.
Sementara itu, Pratikno menyebut total bantuan yang disalurkan pada tahap II di Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah mencapai Rp117,96 miliar. Dana tersebut diberikan kepada sekitar 4.469 kepala keluarga dengan kategori rumah rusak ringan dan sedang.
Ia menambahkan, secara keseluruhan pemerintah pusat telah menyalurkan bantuan sebesar Rp654,87 miliar kepada 29.786 kepala keluarga di tiga provinsi terdampak.
“Ini adalah bantuan untuk rumah rusak ringan dan rusak sedang. Kami mohon agar bantuan ini dimanfaatkan secara baik,” ujar Pratikno.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah dan pusat, termasuk Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dan Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi. Pemerintah berharap percepatan bantuan ini dapat mempercepat pemulihan k
ehidupan masyarakat pascabencana.