Garudantara.id
Olahraga

Hasil BRI Liga 1 Terbaru : Persijap Hancurkan Kesaktian Green Force Persebaya 3-1, Bernardo Tavares Tertunduk Lesu!

Oleh Garudantara • 26 Feb 2026

JEPARA –KEMPALAN : Atmosfer Stadion Gelora Bumi Kartini menjadi saksi bisu runtuhnya kesaktian arek- arek Green Force Persebaya. Pada Sabtu(21/02/2026) malam yang mencekam, Persijap Jepara berhasil memutus “kesaktian” pelatih anyar Persebaya, Bernardo Tavares, dengan kemenangan telak 3-1 dalam lanjutan BRI Liga 1.
Laga yang diprediksi bakal menjadi panggung pembuktian bagi Green Force justru berubah menjadi mimpi buruk yang tak berujung. Sejak peluit pertama dibunyikan, Laskar Kalinyamat tampil kesetanan di hadapan ribuan pendukung fanatiknya.

Petaka bagi tim kebanggaan arek-arek Suroboyo dimulai pada menit ke-32. Iker Guarrotxena membuka kran gol tuan rumah setelah berhasil mengecoh barisan pertahanan Persebaya yang tampak linglung. Gol tersebut meruntuhkan mentalitas tim tamu.
Memasuki babak kedua, alih-alih bangkit, Persebaya justru semakin terbenam. Pada menit ke-71, A. Gómez melepaskan tembakan mematikan yang menggetarkan jala gawang Persebaya untuk kedua kalinya. Stadion bergemuruh, tanda-tanda kehancuran tim asal Surabaya mulai nyata.
Puncaknya, di masa injury time yang sangat panjang (90+12’), Iker Guarrotxena kembali mencatatkan namanya di papan skor, memastikan brace sekaligus membantai harapan tim tamu.

Persebaya sempat mendapat sedikit nafas melalui gol hiburan dari titik putih yang dieksekusi oleh Bruno Moreira Soares pada menit 90+2’. Namun, gol tersebut sama sekali tidak berarti. Luka Persebaya semakin diperparah dengan kartu merah yang diterima Rachmat Irianto di menit-menit akhir laga. Kehilangan sang kapten sekaligus menelan kekalahan memalukan membuat malam di Jepara terasa sangat kelam bagi manajemen Persebaya.

Hasil ini menjadi tamparan keras bagi Bernardo Tavares. Taktik yang sebelumnya dipuji sebagai “sakti” kini terbaca dengan mudah oleh tuan rumah. Kekalahan 3-1 ini bukan sekadar angka, melainkan sinyal bahaya bagi posisi Persebaya di papan klasemen.
Jika tidak segera berbenah, bukan tidak mungkin kejayaan Green Force akan terus terkikis. Kini, publik Surabaya hanya bisa bertanya-tanya: mampukah Tavares mengembalikan martabat tim, ataukah ini awal dari akhir era kejayaannya di Persebaya? (Ambari Taufiq M Fasichullisan).

BACA VERSI LENGKAP