Garudantara.id
Mancanegara

Gawat, Indonesia Keluarkan Imbauan Darurat Bagi Warganya

Oleh Garudantara • 28 Feb 2026

Teheran – Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah Iran menyusul terjadinya serangan militer di sejumlah wilayah negara tersebut pada 28 Februari 2026.

Dalam surat imbauan yang diterbitkan pada Sabtu (28/2), KBRI Teheran meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap tenang di tengah situasi keamanan yang berkembang. Perwakilan RI di Teheran menegaskan pentingnya langkah-langkah preventif guna memastikan keselamatan diri dan keluarga masing-masing.

“Kami mengimbau agar seluruh WNI segera mengambil langkah konkret untuk mengamankan diri di kediaman masing-masing serta membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak,” demikian bunyi poin pertama dalam surat tersebut.

Selain itu, KBRI meminta agar WNI aktif melakukan koordinasi dan komunikasi melalui grup-grup yang telah dibentuk sebelumnya. Setiap warga diminta untuk secara berkala memberikan pembaruan informasi terkait kondisi keamanan di wilayah tempat tinggalnya kepada pihak kedutaan.

Dalam poin selanjutnya, KBRI Teheran menyatakan terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan situasi dan menjalin komunikasi dengan simpul-simpul WNI di berbagai kota. Perwakilan RI juga memastikan akan mengambil langkah strategis lanjutan sesuai dinamika keadaan di lapangan.

Seluruh WNI juga diingatkan untuk mematuhi peraturan serta arahan dari otoritas keamanan setempat. Kepatuhan terhadap instruksi resmi dinilai penting guna menghindari risiko yang tidak diinginkan di tengah meningkatnya eskalasi militer.

Sebagai langkah antisipasi, KBRI Teheran membuka layanan hotline darurat yang dapat dihubungi WNI dalam kondisi mendesak, yakni di nomor +98 902 466 8889.

Imbauan tersebut ditutup dengan pernyataan bahwa KBRI Teheran akan terus memberikan pembaruan informasi sesuai perkembangan situasi keamanan. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai WNI yang menjadi korban dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Situasi keamanan di Iran sendiri dilaporkan masih dinamis pasca-serangan militer yang terjadi di beberapa wilayah strategis. Komunitas internasional terus memantau perkembangan yang berpotensi berdampak pada stabilitas kawasan Timur Tengah.

BACA VERSI LENGKAP