PASURUAN – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) dan truk bermuatan pakan ayam terjadi di ruas Tol Gempol-Pasuruan (Gempas) KM 807 Jalur A, Minggu (26/4/2026). Insiden ini mengakibatkan 12 orang penumpang bus mengalami luka-luka.
Peristiwa bermula saat bus bernomor polisi B 7086 VAA melaju kencang dari arah barat menuju timur. Bus jurusan Tangerang-Denpasar tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi di lajur cepat sebelum mencoba mendahului kendaraan lain.
Kanit PJR Jatim 3, AKP Dirman, menjelaskan bahwa sopir bus, Hari Suprapto (46), mencoba menyalip dengan mengambil lajur kiri atau lajur lambat. Namun, pada saat yang bersamaan, sebuah truk bermuatan pakan ayam sedang melaju di lajur tersebut.
Truk bernomor polisi DK 8484 VO itu dikemudikan oleh Putu Edi Putra Hartawan (40), warga Buleleng, Bali. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat antara bagian depan bus dan bagian belakang truk tidak dapat terhindarkan.
"Diduga pengemudi bus kurang menjaga jarak aman. Saat hendak mendahului dengan mengambil lajur kiri, ternyata ada truk sehingga tabrakan tidak bisa dihindari," ujar AKP Dirman saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2026).
Benturan keras tersebut menyebabkan bagian depan kiri bus ringsek parah. Berdasarkan data kepolisian, dari 12 korban luka, sebanyak 5 orang dilaporkan mengalami luka berat, sementara 7 lainnya luka ringan.
Pihak kepolisian segera mengevakuasi para penumpang yang menjadi korban sesaat setelah kejadian. "Semua korban langsung kami bawa ke RSUD Grati untuk penanganan medis lebih lanjut," tambah Dirman.
Kecelakaan ini sempat memicu kemacetan panjang di ruas Tol Gempol-Pasuruan. Pasalnya, posisi kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sempat menutup sebagian besar badan jalan, baik lajur cepat maupun lajur lambat.
Arus lalu lintas baru mulai terurai setelah petugas melakukan proses evakuasi menggunakan kendaraan derek. Selama proses tersebut, kendaraan lain yang melintas terpaksa menggunakan bahu jalan tol secara bergantian untuk melewati lokasi kejadian.