Garudantara.id
Internasional

Eks Menlu Iran Tewas Usai Dibombardir AS-Israel

Oleh editor • 10 Apr 2026

JAKARTA - Mantan Menteri Luar Negeri Iran, Kamal Kharrazi, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka parah akibat serangan udara yang diduga dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel. Kabar ini menambah daftar panjang korban dari eskalasi konflik di Timur Tengah.

Media pemerintah Iran melaporkan Kharrazi mengembuskan napas terakhirnya setelah sempat menjalani perawatan intensif. Ia sebelumnya menjadi korban serangan yang menghantam kediamannya di Teheran beberapa waktu lalu.

Serangan tersebut juga menewaskan istrinya di lokasi kejadian. Insiden ini disebut sebagai bagian dari rangkaian operasi militer yang menyasar sejumlah tokoh penting Iran di tengah konflik yang semakin memanas.

Seorang jurnalis Mohamed Vall yang melaporkan dari Teheran menyebut serangan itu diduga sebagai upaya pembunuhan terhadap Kharrazi. “Kami melihat apa yang tampak seperti percobaan pembunuhan terhadap mantan menteri luar negeri,” ujarnya.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat maupun Israel terkait tudingan keterlibatan dalam serangan tersebut. Namun, otoritas Iran mengecam keras insiden ini dan menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional.

Kematian Kharrazi terjadi di tengah konflik terbuka antara Iran dan koalisi AS-Israel yang telah berlangsung sejak akhir Februari 2026. Serangan militer yang dilancarkan kedua pihak telah menargetkan berbagai fasilitas strategis hingga tokoh penting negara.

Sejumlah laporan media internasional, termasuk Al Jazeera, menyebutkan bahwa konflik ini telah menewaskan banyak pejabat tinggi Iran, baik dari kalangan militer maupun sipil. Eskalasi ini juga memicu kekhawatiran global terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.

Kharrazi sendiri dikenal sebagai salah satu arsitek diplomasi Iran modern. Ia menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Iran pada periode 1997 hingga 2005 dan memiliki peran penting dalam hubungan internasional negaranya.

Selain itu, ia juga pernah menjadi penasihat penting dalam kebijakan luar negeri Iran dan aktif dalam berbagai forum diplomasi global. Kepergiannya diperkirakan akan berdampak pada dinamika politik dan diplomasi Iran di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu.

Hingga saat ini, konflik antara Iran dan Israel belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Serangan balasan terus terjadi, memperbesar risiko konflik regional yang lebih luas dan berdampak pada stabilitas global.

BACA VERSI LENGKAP