Garudantara.id
Nasional

Bus Restu Terguling di Tol Jombang, 1 Tewas

Oleh editor • 03 Apr 2026

JOMBANG — Kecelakaan tunggal melibatkan Bus Restu terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo), Jawa Timur, Rabu (2/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Insiden ini menyebabkan satu penumpang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Bus antarkota tersebut dilaporkan terguling setelah kehilangan kendali saat melaju di jalur bebas hambatan KM 689+500 arah Surabaya. Sejumlah penumpang terlempar keluar kendaraan dan ditemukan tergeletak di badan jalan sebelum akhirnya dievakuasi oleh petugas.

Kanit PJR Jatim III AKP Sudirman mengungkapkan dugaan awal kecelakaan disebabkan pecahnya ban belakang kanan. Kondisi tersebut membuat kendaraan oleng hingga akhirnya terguling di median jalan.

“Diduga kendaraan mengalami pecah ban belakang kanan sehingga kendaraan tidak terkendali,” ujar AKP Sudirman.

Sebanyak 34 orang tercatat menjadi korban dalam peristiwa ini. Satu penumpang lanjut usia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara 33 korban lainnya mengalami luka dengan tingkat bervariasi.

Seluruh korban luka langsung dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis. Proses evakuasi dilakukan secara cepat oleh petugas gabungan guna mengurangi risiko fatal pada korban.

Direktur RSUD Jombang dr. Bambang Suharto menyatakan pihaknya menerima sebagian besar korban. Tim medis langsung melakukan tindakan darurat setibanya pasien di rumah sakit.

“Kami menangani korban dengan berbagai kondisi, mulai dari luka ringan, patah tulang, hingga trauma kepala,” jelas dr. Bambang Suharto.

Selain RSUD Jombang, korban juga dirujuk ke RS Al-Aziz Tembelang dan RSUD Basoeni Mojokerto. Pembagian ini dilakukan untuk mempercepat penanganan mengingat jumlah korban cukup banyak.

Kasat Lantas Polres Jombang AKP Rudi Santoso menyampaikan bahwa proses evakuasi bangkai bus telah selesai dilakukan menggunakan mobil derek. Arus lalu lintas yang sempat tersendat kini berangsur normal.

“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi serta mendalami kondisi kendaraan dan pengemudi,” ujar AKP Rudi Santoso.

Hingga saat ini, identitas seluruh korban telah berhasil diidentifikasi. Pihak keluarga juga mulai berdatangan ke rumah sakit untuk memastikan kondisi kerabat mereka.

Polisi mengimbau operator dan pengemudi angkutan umum untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum perjalanan. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

BACA VERSI LENGKAP