Dubai – Operasional penerbangan di Dubai International Airport sempat terganggu setelah insiden serangan drone yang terjadi di kawasan bandara pada Sabtu (7/3). Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah penerbangan ditunda dan beberapa pesawat dialihkan ke bandara lain demi alasan keselamatan.
Laporan sejumlah media internasional menyebutkan bahwa objek udara tak berawak diduga jatuh atau menghantam area di sekitar landasan pacu bandara tersibuk di kawasan Timur Tengah tersebut. Akibatnya, otoritas penerbangan di Dubai untuk sementara menghentikan aktivitas penerbangan.
Beberapa pesawat yang tengah menuju Dubai dilaporkan harus menunda pendaratan dan berputar di udara sebelum akhirnya dialihkan ke bandara alternatif. Otoritas bandara juga mengimbau penumpang untuk terlebih dahulu memeriksa status penerbangan mereka sebelum berangkat ke bandara.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan terkait konflik antara Iran dan Israel yang juga melibatkan United States. Ketegangan tersebut memicu serangkaian serangan drone dan rudal di sejumlah wilayah Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir.
Pihak berwenang di United Arab Emirates menyatakan bahwa penghentian sementara operasional bandara dilakukan sebagai langkah pengamanan standar. Setelah situasi dinilai aman, aktivitas penerbangan di bandara secara bertahap mulai kembali beroperasi.
Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan asal usul drone dan dampak kerusakan yang ditimbulkan.
Bandara Dubai dikenal sebagai salah satu pusat penerbangan tersibuk di dunia, dengan jutaan penumpang internasional setiap tahun. Gangguan operasional di bandara ini berpotensi berdampak pada jaringan penerbangan global.